PP Unggulan UII Perlu Tajdid (Pembaharuan) Tata Kelola

Suyanto Thohari menyerahkan kenang-kenangan kepada Rektor UII, Fathul Wahid seusai memberikan pembekalan dan motivasi kepada para santri. (foto : istimewa)
Suyanto Thohari menyerahkan kenang-kenangan kepada Rektor UII, Fathul Wahid seusai memberikan pembekalan dan motivasi kepada para santri. (foto : istimewa)

Bagi Dr Suyanto Thohari, Pengasuh Pondok Pesantren Unggulan Universitas Islam Indonesia (PP Unggulan UII) Putra, prestasi yang telah dicapainya selama 30 tahun ini belum optimal. Kualitas dan prestasi itu masih bisa ditingkatkan dengan posisi yang lebih tinggi dan mendunia.

Menurut Suyanto Thohari, selama ini PP Unggulan UII berada di bawah Universitas. Berdasarkan Peraturan Rektor UII Nomor 7/PR/REK/DOSDM/VI/2016 tentang Organisasi Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia. PP Unggulan UII berada di bawah Wakil Rektor Bidang Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni.

Bacaan Lainnya

Struktur organisasi Ponpes Unggulan UII, kata Suyanto Thohari, yang telah berjalan selama kurang lebih 10 tahun perlu dilakukan evaluasi. Evaluasi ditujukan agar senantiasa adaptif dengan berbagai perubahan zaman. Termasuk, pengelolaan PP Unggulan UII yang semula berada di Universitas, dialihkan ke Yayasan Badan Wakaf (UBW) UII.

“Dalam rangka memelihara kualitas proses dan hasil, tata kelola Pondok Pesantren Unggulan UII perlu disesuaikan dengan transformasi tata kelola organisasi yang terjadi di YBW UII, sehingga pembaharuan struktur organisasi diperlukan,” kata Suyanto di Yogyakarta, Sabtu (14/3/2026).

Selain evaluasi struktur organisasi, kata Suyanto, juga perlu mengevaluasi kurikulum, kegiatan non-akademik, keuangan, serta sarana dan prasarana. Struktur akademik pesantren diperkuat melalui pengelolaan yang lebih profesional di bawah Yayasan Badan Wakaf UII.

Di ataranya, menambah unit-unit pendukung seperti divisi kurikulum, penjaminan mutu, dan pelatihan pengasuh. “Langkah ini diambil agar seluruh proses pembelajaran berlangsung lebih sistematis, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala sesuai standar mutu pendidikan pesantren modern,” kata Suyanto.

Santri mendapat pembekalanan tentang kepemipinan. (foto : istimewa)

Evaluasi ini, kata Suyanto, diharapkan Pondok Pesantren Unggulan UII merupakan sarana pembentuk manusia yang paripurna dalam pemahaman agama, pembentukan karakter, dan penanaman jiwa pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, PP Unggulan UII bukan hanya sebagai pusat pendalaman ilmu agama (tafaqquh fi al-din), tetapi juga sebagai wahana membentuk kepribadian muslim yang berakhlak mulia serta kokoh secara rohani dan intelektual. “Sehingga para santri mampu menjalani kehidupan spiritual yang mendalam sekaligus berkontribusi nyata kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Suyanto.

Suyanto Thohari dan tim telah merancang bangun pendukung tata kelola Pondok Pesantren Unggulan UII. Hal-hal penting yang menjadi mendukung, di antaranya, Input Santri, Proses Akademik Santri, Evaluasi Akademik dan Non Akademik Santri: Keberlanjutan dan tidaknya santri, Output Santri, Pengabdian setelah lulus, Rencana Kebutuhan Anggaran dan SDM Pondok Pesantren UII.

Suyanto Thohari mengatakan tajdid atau pembaharuan tata kelola PP Unggulan UII ini membutuhkan waktu kurang lebih tiga tahun 2025-2028. Tahapan tahun 2025, pertama, menyusun blue print tajdid tata kelola pesantren. Kedua, menyusun rancangan peraturan alih tata kelola. Ketiga, pengesahan oleh pengurus. Keempat, pembentukan tim peremajaan PP Putera dan Pembangunan Gedung PP Puteri.

Tahapan tahun 2026, pertama, masa transisi penerimaan santri baru berbasis tajdid. Kedua, alih status tata kelola per 1 Juli 2026. Ketiga, peremajaan fasilitas PP Putera, etalasenya UII, merepresentasi YBW UII. Keempat, mulai pembangunan PP Puteri. Kelima, manajemen baru pesantren, termasuk personalianya dengan berbagai instrumen pendukungnya.

Tahapan tahun 2027, pertama, finalisasi peremajaan Pondok Pesantren Unggulan UII Putera. Kedua, finalisasi Pondok Pesantren Unggulan UII Puteri. Ketiga, tata kelola penuh di bawah Yayasan Badan Wakaf (YBW) dengan pola tajdid (pembaharuan).

Tahapan tahun 2028, pertama, pemantapan Pondok Pesanten Unggulan UII sebagai wahana perwujudan dan perawatan cita-cita pendiri, mewujudkan diferensiasi lulusan UII, sekaligus menyiapkan regenerasi YBW UII. Kedua, terjaminnya sustainability keunggulan Pondok Pesantren Unggulan UII sesuai tujuan pembentukannya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *