KULONPROGO, JOGPAPER.NET — Begitu pengembalian servis keras dari Sukristiono out, memastikan pasangan Sukristiono/Nhiza menjadi juara 1 Turnamen Tenis Sukamta Cup II 2026 Kelompok A. Pasangan Sukristiono/Nhiza mengalahkan M Wahib Jamil/Sawiyo dengan nilai 8-7. Sedang pasangan Didik (Riyadi Sunarto)/Sudadi menjadi juara 1 Kelompok B setelah mengalahkan Suharjan/Budi Sunarto dengan skore 8-6.
Dalam pertandingan final yang berlangsung di di lapangan tenis Menoreh Kalisoko, Ahad (5/4/2026), pasangan Sukristiono/Nhiza memimpin 6-2. Namun Jamil/Sawiyo bisa menyamakan kedudukan menjadi 6-6, 7-6, 7-7.
Sukristiono yang melakukan servis penentu, tiga kali meraih nilai 15-0, 30-0, 40-0. Terakhir servis keras Sukristiono dikembalikan Wahib Jamil terlalu memanjang atau out, sehingga mengantarkan pasangan Sukristiono/Nhiza menjadi juara 1.
Pertandingan di Kelompok B, juga tidak kalah menariknya. Pasangan Didik/Sudadi sempat ketinggalan 1-3 dari Suharjan/Budi Sunarto. Namun kegigihan pasangan Didik/Sudadi bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Bahkan bisa memimpin perolehan angka menjadi 5-3, 5-4, 6-4, 7-4, 7-5, 7-6 dan skore akhir menjadi 8-6.

Turnamen Tenis Sukamta Cup II 2026 mengangkat tema ‘Mempererat Silaturahmi dan Jaga Kebugaran.’ Pesertanya, Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri, pegawai swasta, mantan bupati, dan pensiuan. Mempererat Silaturahmi dimaksudkan untuk mendekatkan persahabatan di antara pemain agar tidak ada gap (jurang pemisah).
Sedang menjaga kebugaraan dimaksudkan agar peserta memiliki kesehatan badan yang prima. Bagi yang belum pensiun bisa memiliki produktivitas yang optimal, dan bagi pensiunan tetap bugar walau usia sudah banyak.
“Kita tetap menjaga kesehatan dan kebugaran, agar bisa beraktivitas. Saya sudah pernah menjadi pejabat (Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, red). Ketika menjadi pejabat, banyak teman. Tetapi ketika sudah pensiun tidak lagi banyak teman, ditinggalkan teman-teman. Kalau kita tidak siap ditinggal teman-teman, mudah sakit,” kata Sukamta yang juga mantan Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Karena itu, tambah Sukamta, bermain tenis merupakan sarana untuk mendapatkan teman banyak, terutama yang sebentar lagi pensiun. Selain itu, juga sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran badan. (*)
