PSTL UII Gelar Seminar ‘Tantangan dan Inovasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan’

Tiga keynote speakers Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL) UII 2025. (foto : istimewa)
Tiga keynote speakers Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL) UII 2025. (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Program Studi Teknik Lingkungan (PSTL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) menyelenggarakan seminar ilmiah nasional, Sabtu (27/9/2025). Seminar ini mengangkat tema ‘Tantangan dan Inovasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan di Indonesia.’

Seminar yang digelar secara virtual ini menghadirkan tiga keynote speakers pakar lingkungan hidup. Mereka adalah Prof Eko Siswoyo, Guru Besar Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII); Prof Joni Hermana, Guru Besar Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya; dan Nazula Nutayla, ST, MSi, praktisi lingkungan dari PT Bukit Asam Sumatera Selatan.

Bacaan Lainnya

Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL) UII 2025 diikuti peserta mahasiswa dan pemerhati lingkungan dari berbagai penjuru Indonesia. Tercatat jumlah peserta yang bergabung di media Zoom dan live Youtube berjumlah lebih dari 300 orang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Jurusan Teknik Lingkungan UII, Dr Eng Ir Awaluddin Nurmiyanto, ST, M Eng dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi jogpaper.net, Ahad (28/9/2025). Seminar ini berhasil mengumpulkan dan mendiseminasikan studi-studi ilmiah pada sub-bidang teknik lingkungan. Di antarnya, pengelolaan pencemaran udara dan perubahan iklim, manajemen sumber daya air, bioteknologi lingkungan, pengelolaan limbah padat dan limbah B3, pengolahan air dan air limbah, serta teknologi infrastruktur lingkungan.

Awaluddin Nurmiyanto menambahkan seminar ini sebagai wadah diskusi ilmiah terkait pengelolaan lingkungan di Indonesia. Seminar ini juga dimaksudkan mempublikasikan inovasi-inovasi yang lahir dari kolaborasi dosen, mahasiswa, praktisi, maupun pemerintah.

Peserta SNTL UII 2025. (foto : istimewa)
Peserta SNTL UII 2025. (foto : istimewa)

“Saya berharap inspirasi sekaligus aksi nyata dapat muncul dari seminar ini agar pengelolaan kualitas lingkungan di Indonesia semakin maju, berkelanjutan, dan berkeadilan,” kata Awaluddin Nurmiyanto.

Sedang Ketua Panitia, Azham Umar Abidin, dosen Teknik Lingkungan UII Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L), menambahkan Seminar Nasional Teknik Lingkungan (SNTL) UII 2025 diikuti peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Jumlah peserta yang bergabung di media Zoom dan live Youtube berjumlah lebih dari 300 orang.

Total artikel ilmiah, kata Azham Umar Abidin, ada 40 artikel yang berasal dari berbagai daerah dan universitas. Di antaranya, Universitas Muhammadiyah Jember, ⁠Universitas Pelita Bangsa, ⁠Institut Teknologi Sumatera, Institut Teknologi Kalimantan, ⁠Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, dan ⁠Universitas Riau. Artikel ilmiah yang terpilih dari seminar nasional ini akan dipublikasikan ke jurnal yang terakreditasi nasional.

Seminar ini, kata Azham Umar Abidin, memberikan apresiasi kepada penyaji presentasi terbaik (best presenter). Juara pertama penyaji presentasi terbaik diraih Latifa Mirzatika Al-Rosyid dari Universitas Muhammadiyah Jember dengan judul ‘Pengolahan Air Limbah Budidaya Perikanan dengan Proses Anaerob menggunakan Material Bambu.’

Juara ke-2 presentasi terbaik direbut Erdina Trisna Mukti dari Universitas Islam Indonesia dengan judul ‘Efektivitas Kemampuan Isolat Bakteri menggunakan Wetland dalam Pengolahan Polutan Air Lindi di IPAL TPA Piyungan.’ Juara ke-3 presentasi terbaik diraih Vannia Anggraeni dari Institut Teknologi Kalimantan dengan judul ‘Potensi Pemanfaatan Oli Bekas menjadi Marine Fuel Oil dengan Metode Acid Clay Treatment.’

Seminar ini juga memberikan apresiasi kepada penulisan artikel ilmiah terbaik (best paper). Juara 1 artikel ilmiah terbaik berjudul ‘Pemanfaatan Sampah Plastik Multilayer sebagai Substitusi Agregat pada Roster Beton dengan Metode Solidifikasi.’ Artikel ini ditulis Fadhilah Ramadhana dan kawan-kawan dari Universitas Islam Indonesia. Juara ke-2 artikel ilmiah terbaik berjudul ‘Evaluasi Kinerja IPAL pada Fasilitas Daur Ulang Plastik: Analisis Parameter Fisik-Kimia.’ Artikel ini ditulis Winda Islamiyah Umarie dan kawan-kawan dari Universitas Muhammadiyah Jember.

Juara ke-3 artikel terbaik berjudul ‘Efektivitas Elektrokoagulasi sebagai Metode Alternatif dalam Penurunan TDS dan Kesadahan pada Air Payau.’ Artikel ini ditulis Mutiara Fajar dan kawan-kawan dari Institut Teknologi Sumatera.

Sementara Dekan FTSP UII, Prof Ilya Fadjar Maharika, mengapresiasi terselenggaranya forum akademik yang fokus pada membangun perspektif tentang pengelolaan kualitas lingkungan di Indonesia. Ilya menyoroti perlunya memahami kondisi lingkungan dalam bingkai perspektif antroposenik, di mana berbagai bencana dan kerusakan alam merupakan tanda bahwa eksploitasi oleh manusia telah melampaui batas.

“Inovasi tidak hanya sebatas kemajuan teknologi semata, tetapi harus dimaknai sebagai upaya yang lebih membumikannya, yakni merehabilitasi bumi dan menjaga keberlanjutan ekosistem,” kata Ilya Fadjar Maharika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *