YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Program Studi Profesi Arsitek (PPAr), Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) mengukuhkan 30 arsitek profesional, Sabtu (18/4/2026). Mereka lulusan Pendidikan Profesi Arsitek Angkatan ke-17 Tahun Akademik 2025/2026.
Ketua Program Studi Profesi Arsitek UII, Dr Ar Yulianto Purwono Prihatmaji, ST, MT, IPM, IAI, mengatakan sebanyak 21 orang berhasil meraih predikat Cum Laude, sedang lulusan lainnya memperoleh predikat Sangat Memuaskan. Para lulusan telah menempuh pendidikan profesi selama satu tahun dengan beban 36 SKS melalui pembelajaran berbasis praktik profesional, kolaborasi multidisiplin, serta keterlibatan langsung dalam proyek nyata bersama masyarakat dan mitra profesional.
“Wisuda periode ini juga merupakan momen penting karena untuk pertama kalinya para lulusan menggunakan gelar pendidikan profesi baru, yaitu PArs (Profesi Arsitektur), sesuai kebijakan nasional,” kata Yulianto Purwono Prihatmaji.
Selain itu, kata Yulianto, lulusan memperoleh kelengkapan awal karier profesional. Di antaranya, Sertifikat Pendidikan Profesi Arsitek, transkrip nilai, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), kartu anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta Sertifikat Kompetensi jenjang 7 dengan kualifikasi Asisten Arsitek.
“Para lulusan tidak hanya menyelesaikan pendidikan secara akademik, tetapi juga telah terlibat dalam proyek riil bersama masyarakat, pemerintah, dan mitra profesional. Dengan bekal tersebut, kami optimis mereka siap berkontribusi sebagai arsitek profesional yang beretika dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan selama proses pendidikan, mahasiswa PPAr UII terlibat dalam pembelajaran berbasis proyek advokasi desain, kolaborasi multidisiplin, serta praktik profesional di biro arsitek mitra di berbagai kota. “Model pembelajaran ini membuka peluang kerja yang luas bagi lulusan, bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan, sekaligus memperkuat kompetensi kepemimpinan arsitek dalam praktik nyata,” katanya.
Sejak berdiri tahun 2012 hingga saat ini, PPAr UII telah meluluskan 346 arsitek profesional dengan tingkat kelulusan tepat waktu mencapai 100 persen dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini menunjukkan komitmen PPAr UII dalam menjaga kualitas pendidikan profesi arsitek secara berkelanjutan.
“Melalui wisuda ini, PPAr UII secara resmi menyerahkan para lulusan kepada Ikatan Arsitek Indonesia untuk didampingi dalam pengembangan karier profesional. Diharapkan para lulusan mampu memperkuat kualitas layanan arsitektur serta berkontribusi pada pembangunan lingkungan binaan yang berkelanjutan di Indonesia,” harap Yulianto. (*)
