YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Ilmu yang diperoleh dari Program Studi Magister Teknik Industri (Prodi MTI) Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menjadi solusi bagi alumninya. Itulah yang dirasakan tiga alumni, Dwi Nur Atiqah, Putri Handayani, dan Devita Syofiah yang mengikuti wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (24/10/2026).
Dwi Nur Atiqah yang kini menjalankan bisnis depot air minum di Sulawesi Selatan. Putri Handayani menekuni bisnis penjualan smartphone di Sulawesi Selatan. Sedang Devita Syofiah sebagai trainer kerajinan yang bermitra dengan Dinas Perindustrian.
Dwi Nur Atiqah mengaku Mata Kuliah Supply Chain Management (SCM) sangat membantu dirinya menjalankan bisnis depot air minumnya. “Penerapan SCM dapat mempercepat pelayanan terhadap pelanggan, terutama seperti saat ini jumlah pelanggan yang semakin bertambah,” kata Dwi.
Bagi Putri Handayani yang menekuni bisnis penjualan smartphone online bisa membuat chat secara riil time. “Saat kuliah saya diajari menggunakan Atificial Intelligence (AI) untuk membuat chatbot. Kemudian saya terapkan pada bisnis saya. Sebab dalam 24 jam saya tidak bisa membalas chat dengan real-time, ya. Jadi saya membuat chatbot,” kata Putri bangga.
Devita Syofiah yang berprofesi sebagai trainer kerajinan mendapat banyak ilmu dan dapat diterapkan pada pelitahan yang diampunya. “Secara tidak langsung ilmu di perkuliahan itu sangat membantu saya. Ada beberapa materi yang saya sampaikan ke mereka yang berasal dari industri sepatu,” kata Devita.
Periode I Tahun Akademik 2026/2027, ada 11lulusan Prodi MTI UII yang mengikuti wisuda. Mereka adalah Gilang Hardianto, Devita Syofiah, Rifqi Galih Adinata, Annisa Riska Anugraheni, Sukmawati Lapele, Abdullah Syauqi, Muhammad Alfaarisi Maulana Kasim, Andi Muhammad Fadhlurrahman, Putri Handayani, Mohamad Iqbal, dan Dwi Nur Atiqah. Sepuluh orang lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan seorang, Mohamad Iqbal lulus Dengan Pujian.
Mereka dilepas Ketua Prodi MTI, Dr Ir Yuli Agusti Rochman, ST, MEng, IPU dan didampingi Ir Bambang Suratno, ST, MT, PhD, IPM, Sekretaris Prodi MTI di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026). Yuli Agusti Rochman mengatakan pelepasan lulusan MTI bukan berarti sudah lepas sepenuhnya dari UII. Melainkan masih ada ikatan dan UII menjadi tempat untuk kembali para alumni.
”Jadikan UII itu sebagai tempat kembali, sebagai alternatif tempat kembali. Kan kita punya tetangga, punya anak, ketika nanti mau sekolah, tahu di mana penampungnya. Selain mungkin ada alternatif yang lain yang bisa dipilih,” kata Yuli Agusti Rochman.
Yuli Agusti Rochman mengingatkan ke depan tatangan semakin tidak mudah. Apalagi perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin canggih dan UII telah memiliki pengalaman dalam mendidik generasi muda bangsa. (*)
