FTI UII Perkuat Sinergi dengan Pendidikan Menengah di Jambi

Hari Purnomo dan Jerri Irgo saat berdiskusi dengan guru-guru SMA Kota Jambi. (foto : istimewa)
Hari Purnomo dan Jerri Irgo saat berdiskusi dengan guru-guru SMA Kota Jambi. (foto : istimewa)

JAMBI, JOGPAPER.NET — Dekan Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Prof Dr Ir Hari Purnomo, MT, IPU, ASEAN Eng melakukan kunjungan ke SMA Negeri di Kota Jambi, Sabtu (13/12/2025). Hari Purnomo bertemu dengan empat utusan dari SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 8.

Mereka berdiskusi dengan tema ‘Meningkatkan Prestasi dan Motivasi Belajar Siswa.’ Pertemuan ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak bulan Januari 2025, yang bertujuan memperkuat sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam menyiapkan siswa yang berprestasi dan berdaya saing.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Dekan FTI UII menyampaikan pentingnya peran sekolah dalam membangun motivasi belajar siswa sejak dini. Sebab motivasi belajar tinggi menyiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan dunia kerja. Dekan FTI menyarankan agar membuat strategi pembelajaran yang adaptif, pendampingan siswa, serta pemanfaatan potensi dan minat siswa secara optimal.

Selain itu, tambah Hari Purnomo, FTI UII saat ini terus memperkuat program kerja sama internasional dengan sejumlah perguruan tinggi di kawasan Asia Timur. Di antaranya, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Thailand dan Taiwan. Perguruan tinggi tersebut sebagai universitas riset dan memiliki program pertukaran mahasiswa yang kuat.

“Ini sebagai bagian dari komitmen FTI UII dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global mahasiswa. Program kerja sama ini mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, kuliah tamu internasional, serta program akademik bersama,” jelas Hari Purnomo yang didampingi Jerri Irgo, Liaison Officer dan Marketer FTI UII.

Menurut Hari Purnomo, melalui kerja sama tersebut, mahasiswa UII diharapkan memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, serta mengembangkan kemampuan lintas budaya. “Mahasiswa UII juga dapat mengakses pengalaman belajar di lingkungan internasional, memperkuat jejaring akademik, dan meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja global,” kata Hari.

Hari Purnomo berharap program kerja sama internasional bisa menjadi sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, memperluas perspektif keilmuan. Selain itu, sebagai sarana membangun karakter unggul yang berdaya saing internasional, sejalan dengan visi UII sebagai universitas berkelas dunia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Sementara utusan kepala sekolah dan guru BK SMAN di-Kota Jambi menyambut positif kegiatan ini terutama sesi diskusi interaktif. Diskusi ini, sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam meningkatkan prestasi akademik, membangun karakter, serta menjaga semangat belajar siswa di tengah berbagai tantangan pendidikan saat ini.

“Kami menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Dekan FTI UII. Kegiatan ini memberikan wawasan baru serta motivasi bagi guru dalam mendampingi siswa agar lebih siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan,” kata Ferdian, Guru SMAN 8 Kota Jambi.

Menurut Ferdian, diskusi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi siswa saat ini. Guru-guru mendapatkan banyak inspirasi terkait strategi meningkatkan motivasi belajar dan prestasi siswa, serta gambaran tentang peluang pendidikan tinggi yang dapat menjadi dorongan semangat bagi siswa

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi ruang kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi. Sehingga pembinaan siswa dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan,” harap Ferdian.

Kegiatan ini, tambah Ferdian, juga diharapkan menjadi langkah penguatan kerja sama yang berkelanjutan antara FTI UII dan SMAN di-Kota Jambi. Sehingga bisa mendukung peningkatan kualitas pendidikan, motivasi belajar, serta kesiapan siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. (*)