Universitas Ahmad Dahlan Kick-Off PMB 2027

Rektor UAD, Prof Muchlas MT saat menyampaikan sambutan pada Kick-Off PMB 2027 di Amphitarium Lantai 9 Gedung Utama Kampus 4 UAD, Senin (12/10/2026). (foto : istimewa)
Rektor UAD, Prof Muchlas MT saat menyampaikan sambutan pada Kick-Off PMB 2027 di Amphitarium Lantai 9 Gedung Utama Kampus 4 UAD, Senin (12/10/2026). (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Prof Dr Muchlas MT, Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta memperingatkan orang tua agar tidak memaksakan kehendak kepada anak dalam memilihkan program studi di perguruan tinggi. Selain itu, kompetensi perguruan tinggi yang memiliki standar mutu nasional dan internasional juga harus menjadi pertimbangan.

Rektor UAD mengungkapkan hal tersebut pada Kick-Off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2027 di Amphitarium Lantai 9 Gedung Utama Kampus 4 UAD, Senin (12/10/2026). UAD juga memberikan apresiasi kepada sekolah mitra yang sudah berkontribusi terbanyak dalam menyumbangkan mahasiswa baru kepada UAD.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Muchlas mengatakan kompetensi perguruan tinggi dalam membekali mahasiswa, di antaranya, sikap, keterampilan, cepat memperoleh pekerjaan, serta cepat mengabdi pada masyarakat dan bangsa. Selain itu, mengetahui jenis pekerjaan yang sedang dibutuhkan di dunia usaha, industri, pemerintahan, dan lembaga lainnya saat ini dan empat tahun ke depan,

Saat ini, tambah Muchlas, UAD telah memiliki keunggulan dan prestasi global. “UAD menempati peringkat dunia berdasarkan lembaga pemeringkatan dunia. UAD ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kelas dunia terbaik nomor 1 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan nomor tiga se-Indonesia (sejajar dengan Telkom University),” kata Muchlas.

Penyerahan apresiasi kepada sekolah mitra. (foto : heri purwata)

Selain itu, kata Muchlas, UAD secara konsisten kembali memperoleh akreditasi institusi Unggul. Ini merupakan sebuah pencapaian yang menunjukkan standar mutu nasional dan internasional yang telah diakui.

“UAD merupakan salah satu perguruan tinggi di seluruh dunia yang memiliki Wakil Rektor khusus bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk membekali soft skill, keterampilan teknis, serta nilai-nilai keagamaan yang baik bagi mahasiswanya,” kata Muchlas.

Sementara Prof Dr apt Wahyu Widyaningsih MSi, Kepala Biro Akademiki dan Admisi UAD mengatakan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027 untuk program sarjana, profesi, magister, dan doktor telah resmi dibuka Senin, 12 Oktober 2026. Saat ini sudah ada 12 calon mahasiswa yang telah mendaftarkan diri dari berbagai daerah di Indonesia.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan sistem informasi PMB, kapasitas layanan, serta website resmi PMB UAD (pmb.uad.ac.id) telah disiapkan dan ditingkatkan agar lebih mudah diakses oleh calon mahasiswa. Jalur pendaftaran yang dibuka melalui Jalur Umum & Non-Akademik,​ Jalur Khusus Kesehatan & Lainnya, dan Jalur Lanjutan.

Jalur Umum & Non-Akademik, kata Wahyu, merupakan jalur bebas tes dengan menggunakan nilai rapor, nilai SKL, serta jalur non-akademik. Sedang ​Jalur Khusus Kesehatan & Lainnya adalah jalur nilai rapor untuk program studi Farmasi, Psikologi, Kedokteran, serta jalur tes berupa CBT. ​Jalur Lanjutan juga tersedia jalur beasiswa, program magister, dan program doktor. “UAD terus berkomitmen memberikan beasiswa kepada mahasiswa baru yang terus meningkat. Pada tahun 2026, UAD telah memberikan beasiswa senilai lebih dari 17,7 miliar,” kata Wahyu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *