UKM TQFI UII Gelar Grand Final IQAF 2026

Nurjihad, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Kealumnian bersiap memukul gong sebagai tanda pembukaan Grand Final International Qur’anic Festival (IQAF) 2026 Auditorium Fakultas Agama Islam (FIAI) UII, Sabtu (11/7/2026). (foto : istimewa)
Nurjihad, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Kealumnian bersiap memukul gong sebagai tanda pembukaan Grand Final International Qur’anic Festival (IQAF) 2026 Auditorium Fakultas Agama Islam (FIAI) UII, Sabtu (11/7/2026). (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Unit Kegiatan Mahasiswa Tilawatil Qur’an wal Funun Islamiyah (UKM TQFI) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Grand Final International Qur’anic Festival (IQAF) 2026. Peserta IQAF 2026 lebih dari 200 orang dari 85 perguruan tinggi. Setelah seleksi tinggal 34 universitas yang masuk ke grand final yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Agama Islam (FIAI) UII, Sabtu (11/7/2026).

Demikian diungkapkan Ketua Pelaksana IQAF 2026, Muhammad Muhadir Asnawi dalam siaran persnya, Kamis (16/7/2026). Muhadir menilai kehadiran para finalis dari berbagai penjuru daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa seperti Kalimantan, merupakan kebanggaan besar bagi panitia.

Bacaan Lainnya

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah menempuh perjalanan jauh. Kami berharap ajang grand final ini tidak hanya menjadi tempat lomba, tetapi juga memberikan ruang yang menyegarkan (refreshing) bagi teman-teman semua di Yogyakarta,” kata Muhadir.

Sedang Pembina TQFI UII, Tajul Muluk, S Ud, M Ag, menjelaskan pendekatan seni seperti cabang tilawah, tartil, khat, syarhil, hingga tahfidz merupakan metode yang paling efektif bagi masyarakat untuk menangkap keindahan Al-Qur’an. “Festival ini menjadi momentum penting untuk menikmati nilai-nilai suci tersebut melalui keindahan karya seni,” kata Tajul Muluk.

Tajul Muluk menambahkan UKM TQFI baru berusia dua tahun di lingkungan UII dan baru pertama kali menggelar kompetisi IQAF. Namun kompetisi ini sukses menarik minat yang luar biasa dari 85 perguruan tinggi se Indonesia.

Sementara Rektor UII, Prof Dr Ir Hari Purnomo, MT, IPU, ASEAN Eng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Dr Nurjihad, SH, MH, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Kealumnian, mengatakan UII berharap ajang ini tidak sekadar menjadi ruang kompetisi, melainkan ajang pengenalan Al-Qur’an secara luas.

Selain itu, kata Rektor, IQAF 2026 juga untuk membentuk generasi muda yang unggul dan mampu mengamalkan nilai-nilai suci. Festival ini juga difokuskan untuk mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat moderasi di kalangan mahasiswa. “Di tengah dunia yang semakin kompleks, maka kegiatan seperti ini mengingatkan kita bahwa Al-Qur’an adalah pemersatu umat, sumber kedamaian, sekaligus pedoman untuk membangun peradaban yang berkeadilan,” kata Hari Purnomo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *