Lusiana/Polianthes Juara Tenis Ganda Putri Pandoyono Terbuka 3

Lusiana/Polianthes seusai memenangkan permainan dan menjadi juara. (foto : heri purwata)
Lusiana/Polianthes seusai memenangkan permainan dan menjadi juara. (foto : heri purwata)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Unggulan pertama, pasangan Lusiana Nur/Polianthes Sapulete keluar sebagai juara Turnamen Tenis Pandoyono Terbuka 3 di lapangan UNY Yogyakarta, Ahad (2/8/2026). Di babak final, pasangan Lusiana Nur/Polianthes Sapulete mengalahkan ganda Anak Agung Ayu Dewi/Rukmini dengan skore 7-2.

Pasangan Lusiana Nur/Polianthes Sapulete menjadi unggulan pertama karena Polianthes Sapulete merupakan mantan petenis nasional yang pernah memperkuat Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) kontingen Maluku. Sedang Lusiana adalah pemain tenis asal Semarang yang berlatih sejak umur empat tahun.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, di semifinal, Lusiana Nur/Polianthes Sapulete mengalahkan Yuli S/Rita dengan nilai 7-1. Sedang Anak Agung Ayu Dewi/Rukmini menang 7-6 (5) atas pasangan Yusni Endang/Deasy E Harahap. Pasangan yang kalah di seminfinal langsung menempati juara ketiga bersama.

Kelompok Putri, Juara I mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 6 juta, piala dan medali, Juara II Rp 4 juta, piala dan medali, Juara III bersama masing-masing Rp 2 juta, piala dan medali. Pasangan yang berhasil masuk delapan besar mendapatkan hadiah Rp 500 ribu per pasang.

Lusiana mengaku senang dapat menjadi juara di Turnamen Pandoyono 3 di lapangan tenis UNY Yogyakarta. Lusiana mengaku baru pertama kali berpasangan dengan Polianthes Sapulete. “Ini rezeki saya, karena dulu saya enggak main PON. Jadi bisa berpartner dengan mantan pemain PON,” kata Lusiana.

Ketua Panitia, Hari Purnama mengatakan pasangan Lusiana Nur/Polianthes Sapulete memang sangat serasi. “Mereka sudah berkiprah di turnamen-turnamen. Sehingga kualitas permainan Polian dan Nana memang sudah di atas rata-rata permainan di Indonesia untuk kelompok putri senior. Sehingga keduanya sudah diprediksikan akan juara,” kata Hari Purnama.

Sedangkan Anak Agung Ayu Dewi/Rukmini, kata Hari, sudah malang melintang di berbagai turnamen. Keduanya merupakan anggota TNI Angkatan Laut atau Kowal dansudah sering juara juga. “Sebetulnya pertemuan mereka sudah tidak asing. Mungkin saat ini, kondisi Nana dan Polian yang lebih bagus,” kata Hari. (*)