Segmentasi Pelanggan dengan Algoritma agar Tepat Sasaran

Muhammad Naufal Alfareza (kiri) dan Andrie saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kampus FTI UII Yogyakarta, Kamis (3/2/2022). (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Muhammad Naufal Alfareza, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Program Magister Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (FTI UII) yang mengikuti program Double Degree berhasil melakukan segmentasi pelanggan dengan algoritma agar tepat sasaran. Penelitian ini dilakukan saat menggambil Double Degree di Industrial Management National Taiwan University of Science Taiwan (NTUST). Kini Muhammad Naufal Alfareza menyandang gelar Sarjana Teknik (ST), Magister Teknik (MT) dan Master of Business Administration (MBA).

Muhammad Naufal Alfareza, melakukan penelitian dengan judul Segmentasi Pelanggan dengan Algoritma Density Peak Possibilistic Fuzzy C-Means Berbasis Metaheuristik yang dibimbing Muhammad Ridwan Andi Purnomo, ST, MSc, PhD. “Secara garis besar, penelitian ini untuk mengelompokan customer ke dalam beberapa segmen yang tujuannya agar program marketing tepat sasaran atau dapat dilakukan secara efektif & efisien,” kata Naufal di Kampus FTI UII, Kamis (3/2/2022).

Bacaan Lainnya

Naufal yang didampingi Andrie Pasca Hendradewa, ST, MT, Manajer Administrasi Keilmuan Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII, menjelaskan tentang kebaruan dari penelitiannya. Adalah untuk menemukan algoritma, clustering melalui pendekatan Metaheuristik yang merupakan pendekatan yang mereplikasi sifat-sifat mahluk hidup, seperti evolusi, mutasi, kawin silang untuk menghasilkan luaran terbaik.
 
Algoritma ini merupakan integrasi antara density peak clustering, possibilistic fuzzy c-means, dan algoritma genetika. “Kontribusinya adalah untuk mengatasi sensitivitas terhadap pusat klaster awal, menangani data noise dan outlier, dan dapat diandalkan untuk memberikan hasil yang stabil,” katanya.

Tahapan penelitian membuat model awal menggunakan benchmark dari beberapa dataset yang berbeda. Kemudian memodifikasi model clustering dengan pendeketan Metaheuristik dengan membandingkanlima algoritma antara lain GA, PSO, SCA, dan FBI. Selanjutnya, membandingkan lima algoritma clustering tanpa menggunakan metaheuristik untuk menentukan apakah algoritma DP-PFCM lebih unggul dari algoritma K-means, FCM, PFCM, dan DP-FCM atau tidak.

Kesimpulannya, Algoritma DP-GA-PFCM dapat mengatasi keberadaan noise dan data outlier, sensitivitas pusat klaster awal, dan memberikan hasil yang lebih stabil. Secara statistik terbukti lebih unggul untuk menghasilkan kinerja pengelompokan yang lebih baik pada data dengan noise dan outlier.

Segmentasi pelanggan dengan analisis RFM membagi menjadi enam segmen dengan karakteristik masing-masing. Strategi pemasaran yang direkomendasikan antara lain apresiasi dengan pemberian penghargaan, penawaran khusus berupa diskon, pemberian promosi berupa gabungan beberapa produk, penawaran keanggotaan, penawaran produk, dan rekomendasi produk secara berkala.

Sementara Andrie Pasca Hendradewa mengatakan Muhammad Naufal Alfareza merupakan salah satu dari empat mahasiswa yang telah lulus Double Degree di NTUST Taiwan. “Sejak tahun 2019, Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII telah merealisasikan progam Double Degree dengan gelar Master of Business Administration (MBA). Di awal tahun 2022 telah meluluskan empat alumni dengan meraih tiga gelar, yaitu ST, MT, MBA,” kata Andrie.

Andrie mengharapkan ke depan Progran Fast Track dan Double Degree dapat berjalan dengan rutin. Sehingga tidak menutup kemungkinan mahasiswa dari Kampus Mitra di antaranya, NTUST, dapat mengambil Double Degree di Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *