Rektor UII : Penguasaan Teknologi Harus Dibarengi Daya Kritis

Prof Hari Purnomo menyerahkan ijazah dan Pin Emas kepada wisudawati terbaik yang disaksikan kedua orangtuanya. (foto : istimewa)
Prof Hari Purnomo menyerahkan ijazah dan Pin Emas kepada wisudawati terbaik yang disaksikan kedua orangtuanya. (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Prof Dr Ir Hari Purnomo, MT, IPU, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) menandaskan penguasaan teknologi harus dibarengi dengan daya kritis, kebijaksanaan, integritas, dan kepedulian kepada sesama. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat dan mengolah informasi dalam jumlah besar, tetapi manusialah yang menentukan tujuan dan mempertimbangkan dampak penggunaannya.

Hari Purnomo mengemukakan hal tersebut pada Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode VI Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Abdul Kahar Mudzakkir Kampus Terpadu UII, Sabtu dan Ahad (22-23/8/2026). Periode ini, UII mewisuda 1.114 lulusan, yang terdiri atas 13 lulusan program doktor, 87 lulusan program magister, 949 lulusan program sarjana, 58 lulusan program sarjana terapan, dan tujuh lulusan program diploma. “Hingga saat ini, UII telah meluluskan 139.084 alumni yang terus mengambil peran dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” kata Hari Purnomo.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Hari Purnomo mengatakan kemajuan teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka kemanusiaan dan kemaslahatan. Pendidikan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan manusia yang mampu memberikan jawaban. Pendidikan harus melahirkan manusia yang mampu mengajukan pertanyaan yang tepat, mempertimbangkan konsekuensi setiap keputusan, serta memiliki keberanian untuk memilih jalan yang benar. “Ilmu yang Saudara peroleh hendaknya tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi diwujudkan melalui karya dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” harap Hari Purnomo.

Hari Purnomo juga mengingatkan lulusan akan memasuki dunia yang berubah dengan sangat cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial, otomatisasi, transformasi digital, perubahan pola kerja, serta persoalan sosial dan lingkungan menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru. Karena itu, Hari Purnomo berpesan agar lulusan terus meningkat kemampuan, memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan perubahan. “Itu akan menjadi bekal penting dalam perjalanan Saudara,” katanya.

Selain itu, kata Hari, Wisuda kali ini berlangsung di tengah berbagai perkembangan penting UII. Komitmen terhadap mutu pendidikan kembali memperoleh pengakuan dengan diraihnya Akreditasi Unggul oleh Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UII dari LAM-PTKes pada Juli 2026. Capaian ini semakin menegaskan kualitas pendidikan UII, yang telah menyandang Akreditasi Institusi Unggul dan memiliki 70 persen program studi terakreditasi Unggul atau A.

Penguatan kelembagaan juga dilakukan melalui transformasi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan menjadi Fakultas Teknik Desain Inovasi. Transformasi ini mencerminkan upaya UII memperluas kolaborasi keilmuan serta merespons perkembangan teknologi, desain, dan kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UII untuk terus mengembangkan kelembagaan yang adaptif dan relevan dengan tantangan masa depan.

Pada tingkat global, kata Hari, UII berada dalam kelompok peringkat 401–600 dunia pada Times Higher Education Impact Rankings 2026. Capaian ini menjadi pengingat untuk terus menguatkan prinsip keberlanjutan dalam pembelajaran, penelitian, tata kelola, kemitraan, dan pengabdian kepada masyarakat. Pengakuan tersebut sekaligus mendorong UII untuk memperluas dampak dan menghadirkan kontribusi yang semakin bermakna bagi masyarakat dan lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *