YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Berawal dari hobi bersepeda di lingkup Universitas Islam Indonesia (UII), kemudian terbentuk komunitas goweser (penggemar bersepeda) di lingkup Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Dalam gelaran hobi bersepeda hingga menempuh jarak puluhan kilometer, menyusuri jalanan di Yogya hingga Jawa Tengah. Beberapa even sepeda santai (gowes) juga digarap untuk membuka kesempatan para penghobi sepeda di luar UII ikut andil meraih kebersamaan dalam hobi, meningkatkan manfaat sosial ke masyarakat. Menjelang akhir tahun ini, digelarlah even gowes FMIPA UII Charity 2025. Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, even kali ini menitikberatkan pada kepedulian sesama, dengan menghimpun dana untuk disalurkan ke Panti Asuhan Al Hakim Pakem Sleman.
Dekan FMIPA UII, Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D melepas peserta gowes, dari garis start depan kampus FIMPA UII menuju panti asuhan di Pakem, kemudian rute kembali menuju kampus. Peserta terdiri dari internal UII juga penggemar gowes dari luar UII. Menempuh rute area persawahan, lahan perikanan hingga menyaksikan suasana pasar tradisional pagi hari.
“Gowes sambil berbagi untuk kemanusiaan, ini perlu dijadikan kebiasaan, termasuk di even berikutnya kita akan tetap mengusung tema yang sama, namun rute akan berbeda dan lebih jauh dari yang sekarang. Sebelumnya kita sudah terbiasa bersepeda di waktu libur melalui rute-rute di sekitar sini, namun tampaknya misi bersepeda perlu juga untuk kepedulian, seperti di panti asuhan kali ini,” kata Prof. Riyanto, S.Pd yang sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Panti Asuhan Al Hakim Pakem Sleman, Sabtu 22 November 2025.
Menurut Prof Riyanto dalam sambutannnya di panti asuhan, bahwa kegiatan kali ini sebagai upaya pembiasaan bersepeda tidak sekedar senang namun juga peduli. Hobi bersepeda sudah biasa menempuh berbagai rute, kali ini rute menjadi lebih pendek namun nilai kemanusiaanya lebih besar. Biasanya bersepeda untuk mencari rute menantang, kali ini menantang peserta dari sisi kemanusian untuk peduli sesama di Panti Asuhan Al Hakim Pakem Sleman.
FMIPA Charity 2025, dalam upaya membangun nilai kemanusiaan, semua yang didapat dari pendaftaran peserta dijadikan dana sosial untuk santuni panti asuhan. Serta bukti adanya dukungan berbagai pihak, mendapatkan donasi hingga mencapai Rp. 11.150.000. Bantuan ke panti asuhan, sebagian besar dalam bentuk uang tunai dan santunan langsung yang diterima puluhan anak asuh dari panti.
Sesi penyerahan bantuan diisi sentuhan rohani oleh ustadz Tatang Sasongko, pengasuh panti asuhan sekaligus sampaikan ucapan terimakasih kepada peserta FMIPA UII Charity 2025.
Peserta kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak segala usia, salah satunya purna tugas dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, Drs. Syamsul Hadi, MS., Ak, CA.
“Bersepeda tidak hanya bersenang-senang pribadi, tapi dengan kepedulian sosial seperti ini pasti akan meningkatkan ukhuwah. Selain itu juga sedekah dan silaturahim dalam ajaran Islam akan memperpanjang umur,” kata Drs. Syamsul Hadi.
Peserta dari usia remaja, ikut serta Hanif Fauzan Iswara, 13 tahun, siswa SMP IT Masjid Syuhada Yogya yang menempuh rute secara penuh bahkan menjadi peserta yang finish pertama memasuki kampus kembali setelah dari panti asuhan.
“Senang banget ikut gowes ini, sama sekali tidak capek, dan rute alamnya sejuk tidak keringetan. Pas pembagian santunan di panti asuhan, saya tidak ikut masuk, karena banyak seusia saya di panti, terharu,” kata Hanif yang sebelumnya sering mengikuti kegiatan adu cepat sepeda BMX. (IPK)













