Dekan FIAI UII: Alumni adalah Penghubung Perguruan Tinggi ke Masyarakat

Dr. Iman Sukri M.Hum anggota DPR-RI dalam Sarasehan Alumni FIAI Pulang Kampus 2026 (foto: Muhammad Roy)
Dr. Iman Sukri M.Hum anggota DPR-RI dalam Sarasehan Alumni FIAI Pulang Kampus 2026 (foto: Muhammad Roy)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET, — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII)  menyelenggarakan acara reuni bagi alumni dengan tajuk  “Alumni FIAI Pulang Kampus”, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni 2026, di Gedung KHA Wahid Hasyim FIAI, Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang km 14.5 Sleman. Reuni mengangkat tema Merajut Kenangan, Membangun Sinergi, Menyambung Persaudaraan.

Reuni IKA FIAI UII diselenggarakan 2 hari dengan dengan 3 kegiatan, yakni sarasehan alumni, pelantikan Pengurus IKA FIAI UII, dan camping ground di Teras Merapi. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian Dr. Nurjihad, S.H., M.H dalam sambutan sampaikan harapan untuk memperat hubungan sesama alumni.

“Kiprah Alumni FIAI yang tersebar di berbagai bidang pengabdian. Seperti bidang dakwah pemerintahan, bisnis, kemasyarakatan. Lengkap, semuanya berkiprah, karena itu hubungan antara almamater dan alumni harus terus dijaga. Kita pelihara dan diperkuat melalui berbagai kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kembali silaturahmi yang lebih erat. Kalau selama ini sudah erat, ini bisa lebih erat,” kata Dr. Nurjihad.

Tambahnya, hubungan yang erat akan melahirkan gagasan-gagasan baru, serta terbuka ruang sinergi yang semakin luas antara alumni dan FIAI, juga dengan universitas. Persaudaraan yang terbangun hendaknya bisa menjadi modal sosial yang kuat untuk bersama sama memajukan FIAI dan UII.

Dalam reuni akbar ini, juga diselenggarakan sarasehan dan refleksi “Membangun Agility dan Kolaborasi untuk Masa Depan Yang Resilien”, dengan pemantik diskusi antara lain Dr. Iman Sukri M.Hum Anggota DPR-RI, serta Prof. Dr Fahrurrozi M.Ag Dosen UIN Walisongo Semarang,  Ketua Pengadilan Agama Probolinggo Dr. Achmad Fauzi MH, Dr. Komaruzaman, M. Ed Pimpinan Pondok Pesantren Banten, Ridwan MY konsultan dan motivator, Soya Sobaya MM Dosen FIAI UII.

Dekan FIAI UII, Dr Asmuni, MA dalam sambutan tegaskan posisi alumni.
“Jadi alumni itu adalah Hamzah. Penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat ini penting. Apalagi dalam konteks UII, alumni punya tanggung jawab moral dan punya tanggung jawab fungsional untuk menjadi juru bicara di masyarakat,” kata Asmuni.

Selain itu, Dr Asmuni ungkapkan harapannya, bahwa secara kalender hijriyah, 17 tahun ke depan, UII akan genap berusia 1 abad. Harapannya,  pada usia 1 abad, maka fakultas-fakultas di UII berkumpul melingkar semuanya sudah maju dan jaya.  Sehingga perlu memikirkan kontribusi FIAI sejak sekarang, dalam kerangka menyambut seratus tahun UII.

Tambahnya, FIAI harus berperan lebih banyak daripada fakultas-fakultas yang lain dengan memperhatikan tiga teori kesadaran yang disampaikan oleh Hasan Hanabi. Pertama, kesadaran historis, maka FIAI harus menanamkan kesadaran historis kaitannya dengan UII. Kedua, kesadaran eidetik atau spekulatif, terus mengembangkan ilmu keislaman. Kesadaran praksis, bagaimana FIAI bekerja semaksimal mungkin dalam rangka mengejar ketertinggalan.

Selepas acara seremoni di hari Sabtu, dilanjutkan dengan camping ground di Teras Merapi hingga hari Minggu.  Kebersamaan alumni di alam pegunungan ini didampingi Wakil Dekan Bidang Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Muhammad Roy Purwanto, S.Ag., M.Ag. Obyek wisata Teras Merapi memiliki ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (mdpl), jarak 4 km dari puncak Gunung Merapi. (IPK)