UWM Selenggarakan Orientasi Mahasiswa ADiK

UWM
Rektor UWM, Prof Edy Suandi Hamid bersama mahasiswa peserta ADik di Sleman, Yogyakarta, Senin (28/8/2023). (foto : istimewa)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Universitas Widya Mataram (UWM) menyelenggarakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Afirmasi Pendidikan (ADiK), di Shaba Outbound, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (28/8/2023). Acara ini diikuti 17 mahasiswa penerima beasiswa ADiK angkatan 2022.

Kegiatan ini bertujuan untuk pengenalan dan adaptasi budaya lokal. Kegiatan ini dihadiri Rektor UWM, Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc, Wakil Rektor (WR) III UWM, Puji Qomariyah, SSos, MSi dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gusti Fadhil Fitrian Luthfan, SSy, MH.

Bacaan Lainnya

Rektor UWM, Edy Suandi Hamid menyampaikan mahasiswa penerima beasiswa ADiK memiliki peran penting dalam menjaga keragaman, mengilhami perubahan, dan mewujudkan visi luhur UWM. “Kampus ini merupakan tempat Anda untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin-pemimpin masa depan,” kata Edy Suandi Hamid.

Lebih lanjut Edy yang juga mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) ini mengatakan UWM mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan. Kegiatan mahasiswa akan membantu mengembangkan potensi sepenuhnya dan meraih kesuksesan dalam berbagai bidang.

Edy, mantan Ketua Forum Rektor Indonesia ini menambahkan agar mahasiswa benar-benar fokus pada menuntut ilmu. “Jadikan pendidikan Anda sebagai momen berharga yang tidak hanya mengubah hidup diri Anda sendiri, tetapi juga menginspirasi orang lain dan membawa manfaat bagi bangsa dan negara. Tetap jaga semangat pantang menyerah, gigih dalam mengejar ilmu, dan selalu mengutamakan integritas serta etika dalam segala tindakan,” tegas Edy.

Sedang Puji Qomariyah menyampaikan mahasiswa harus memiliki kode etik dalam menuntut ilmu. “Kode etik ini tidak hanya bertujuan untuk mengatur tindakan mahasiswa, tetapi juga untuk membentuk karakter dan kepribadian yang baik dalam menjalani peran sebagai mahasiswa maupun bagian
dari masyarakat,” kata dosen Program Studi (Prodi) Sosiologi ini.

Kegiatan yang dipandu Shaba Outbound diharapkan mampu mempererat jalinan pertemanan dan meningkatkan interaksi di antara mahasiswa. Selanjutnya terbentuk koneksi antar mahasiswa agar lebih mudah dalam berkerjasama. (*)