FTDI UII Laksanakan Mobilitas dan Kolaborasi Global 2026

Mahasiswa dan dosen FTDI UII yang akan mengikuti Mobilitas dan Kolaborasi Global 2026. (foto : heri purwata)
Mahasiswa dan dosen FTDI UII yang akan mengikuti Mobilitas dan Kolaborasi Global 2026. (foto : heri purwata)

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Fakultas Teknik, Desain, dan Inovasi (FTDI) Universitas Islam Indonesia (UII) melaksanakan mobilitas mahasiswa dan kolaborasi global untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan. Tahun 2026, FTDI melaksanakan program joint workshop, summer program, double degree, student exchange, mobilitas peneliti, serta kolaborasi riset dan publikasi bersama mitra internasional.

“Beragam program tersebut menjadi bagian dari upaya FTDI UII membangun ekosistem akademik yang semakin terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan global,” kata Dekan FTDI, Ir Miftahul Fauziah, ST, MT, PhD saat melepas mahasiswa yang akan mengikuti mobilisasi di Kampus FTDI, Selasa (11/8/2026).

Bacaan Lainnya

Program tahun 2026 di antaranya, ASEAN Student Mobility; Joint Workshop in Western Europe; Summer Program in Japan; Double Degree UII-Saxion University of Applied Sciences; UII–KUAS–NIES International Summer Program; dan Student Exchange UII – UiTM.

Miftahul Fauziah menjelaskan komitmen tersebut berlangsung seiring dengan transformasi kelembagaan FTDI UII yang telah berkembang selama lebih dari enam dekade. Berawal dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan yang berdiri pada 12 Oktober 1964, fakultas secara resmi bertransformasi menjadi Fakultas Teknik, Desain, dan Inovasi (FTDI) pada 13 Mei 2026 berdasarkan SK Rektor UII Nomor 885/SK-REK/SP/VII/2026, dengan masa transisi kelembagaan berlangsung pada 17 Juli–17 Oktober 2026.

“Transformasi ini tidak sekadar menandai perubahan nomenklatur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperluas cakupan keilmuan, memperkuat inovasi, dan mengembangkan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta dinamika global,” kata Miftahul Fauziah.

Penguatan jejaring internasional, tambah Miftahul Fauziah, menjadi salah satu prioritas FTDI UII. Internasionalisasi dikembangkan tidak hanya melalui pertukaran mahasiswa, tetapi juga melalui berbagai bentuk pembelajaran dan kolaborasi akademik, seperti joint workshop, joint research and publication, joint seminar, mobilitas peneliti, hingga pengembangan program pendidikan bersama mitra luar negeri.

“Dengan pendekatan tersebut, mobilitas internasional diposisikan bukan sebagai kegiatan sesaat, melainkan sebagai sarana untuk memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas sivitas akademika, serta mendukung implementasi Catur Dharma UII,” kata Miftahul Fauziah.

Kegiatan ini, kata Miftahul Fauziah, diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga untuk mahasiswa dalam rangka memperluas wawasan, mengembangkan ilmu teknik sipil di kancah internasional, berinteraksi dengan mahasiswa dengan berbagai latar belakang budaya. Selain itu, mahasiswa FTDI merasakan terlibat langsung dalam pertukaran ide dengan mahasiswa internasional sehingga menciptakan lulusan yang adaptif, profesional, dan global.

Keenam program tersebut, tambah Fauziah, memperlihatkan internasionalisasi FTDI UII dikembangkan melalui pendekatan yang beragam dan saling melengkapi. Internasionalisasi tidak ditempatkan sebagai kegiatan yang berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi pengembangan fakultas dan implementasi Catur Dharma UII. Jejaring yang dibangun bersama perguruan tinggi dan institusi di Thailand, Malaysia, Belanda, Italia, Jepang, serta berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi modal penting bagi FTDI UII untuk mengembangkan kerja sama yang semakin luas dan berkelanjutan.

Ke depan, FTDI UII akan terus memperluas kemitraan internasional dan mengembangkan berbagai program akademik yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, maupun institusi mitra. Transformasi FTDI diharapkan tidak hanya memperkuat posisi fakultas dalam menghadapi perubahan global, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun fakultas yang semakin terbuka, inovatif, kolaboratif, dan berwawasan global.

“Melalui penguatan internasionalisasi tersebut, FTDI UII berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional yang kuat, mampu bekerja lintas disiplin dan budaya, serta memiliki kapasitas untuk memberikan kontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan di tingkat nasional maupun global,” kata Fauziah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *