FTI UII Siapkan Strategi Industri Jasa Era 4.0

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Andrie Pasca Hendradewa, ST, MT, Manajer Akademik Keilmuan Prodi Teknik Industri, Program Magister Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mengatakan pihaknya telah mempersiapkan strategi industri jasa di era 4.0. Strategi ini diperoleh dari pegalaman yang telah diterapkan PT Jasa Raharja (Persero), Cabang Yogyakarta.

Andrie Pasca Hendradewa mengemukakan hal tersebut kepada wartawan di Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019). Untuk menambah wawasan mahasiswa, Program Magister FTI UII menghadirkan Akhdiyat Setya Purnama, SH, LLM, Kepala PT Jasa Raharja (Persero), Cabang Yogyakarta untuk memberikan kuliah umum.

“Kita memandang perlu melaksanakan keseimbangan keilmuan antara teori dan praktis bagi Mahasiswa Baru tentang Strategi Industri Jasa Hadapi Revolusi Industri 4.0 yang diterapkan PT Jasa Raharja (Persero), Cabang Yogyakarta. Sehingga mahasiswa memiliki wawasan keilmuan dan pengetahuan praktis secara komprehensif,” kata Andrie Pasca.

Sedang Akhdiyat Setya Purnama mengatakan di era industri 4.0 teknologi informasi telah merambah ke berbagai sudut kehidupan manusia. Secara fundamental, hal tersebut akan mengubah cara hidup, bekerja, dan relasi organisasi dalam berhubungan satu sama lain.

Saat ini, kata Akhdiyat, jumlah generasi milenial yang bekerja di lingkungan PT Jasa Raharja ada 72%. Mereka menuntut perusahaan agar beradaptasi memasuki era revolusi industri 4.0. Caranya adalah dengan melibatkan generasi milenial sebagai agen perubahan bagi Jasa Raharja.

“Perubahan bisnis yang semakin kompleks dan kompetitif ini mensyaratkan insan Jasa Raharja untuk bersikap lebih responsif terhadap perubahan. Selain itu, mereka dituntut mampu berpikir secara out of the box agar tetap dapat bertahan,” tandas Akhdiyat.

Karena itu, jelas Akhdiyat, PT Jasa Raharja menerapkan sejumlah rencana agar tetap survive. Di antaranya, pertama, peningkatan kompetensi SDM (sumber daya manusia). Salah satunya, melalui penerapan individual development plan agar setiap karyawan dapat berkembang menurut keminatan masing-masing untuk memajukan perusahaan.

Kedua, upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yaitu menerapkan Intelligent Transport System (ITS). Perangkat ini diharapkan dapat mengurangi frekuensi dan fatalitas kejadian kecelakaan lalu lintas.

Ketiga, Digital Campaign, Pemanfaatan Sosial Media dan media digital lain dalam melakukan peningkatkan branding perusahaan. Keempat, Spirit of Millenials yang menjadi wadah generasi milenial untuk berkarya.

About The Author

Reply