UP45 Siapkan Generasi Unggul

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Universitas Proklamasi (UP) 45 Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) selama tiga hari, Kamis-Sabtu (13-15/9/2018). Kegiatan ini diikuti mahasiswa baru dari delapan program studi dan lima fakultas yang ada di UP45.

PKKMB dibuka Rektor UP45, Ir Bambang Irjanto, MBA yang dihadiri seluruh pimpinan UP 45. Bambang mengatakan UP45 mendorong mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengajak mahasiswa untuk mencintai Indonesia dan UP45.

Lebih lanjut Bambang mengatakan PKKMB merupakan program awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi. PKKMB dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pemerintah, yang dimaksudkan untuk membekali mahasiswa baru agar memiliki kesiapan belajar baik dari segi wawasan, budaya, dan perilaku belajar yang tepat.

Sedang tema PKKMB adalah ‘Membangun Generasi Tangguh’ dengan tag line ‘Kami Generasi KUAT (Kreatif, Unggul, Adptif, Teguh).’ “PKKMB ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kuliah di UP 45 sehingga mahaiswa baru dapat merencanakan kuliahnya,” kata Bambang.

Sedang nara sumber di antaranya, kuliah umum dari M Ali Sukrajap, SE, MBA, Wakil Rektor 3 Bidang Pemasaran dan Kerjasama dan Syamsul Ma’arif, ST, MEng, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Ali memaparkan materi tentang ‘UP45 Yogyakarta Siap Menyongsong Tantangan Globalisasi Dan Bonus Demografi.’ “Secara sedehana bonus demografi adalah usia produktif lebih banyak dibandingkan usia non produktif. Dalam menghadapi era globalisasi, yang harus kita persiapkan adalah menggali potensi dan mempersiapkan diri supaya kita memiliki sumberdaya unggul,” tandas Ali Sukrajab.

Dijelaskan Ali, tidak ada teknologi yang dapat membalikkan waktu. Karena itu, Ali berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah mengeluh dengan keadaan.

Ali juga memaparkan tentang visi UP45 yaitu sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi, tenaga ahli untuk menunjang pembangunan bidang energi, khususnya industri perminyakan dan gas bumi dalam rangka melestarikan nilai-nilai kejuangan Eksponen dan Angkatan 45. “UP45 satu-satunya universitas yang mengintegrasikan kurikulumnya sesuai kebutuhan lapangan kerja migas,” kata Ali.

Sedang Syamsul memaparkan materi tentang literasi industri 4.0. Industri 4.0 merupakan genarasi keempat dari perjalanan sejarah revolusi industri. Di era 1.0 semua yang digunakan merupakan era mekanisasi.

Adanya pabrik-pabrik, kata Syamsul, dimulai pada era 2.0. Era otomasi 3.0 dimulai pada tahun 1900 an di mana menggunakan robot. Di era 4.0, robot mulai ketinggalan, saat ini jika ingin menjalankan mesin dapat menggunakan handphone. “Hal seperti ini menakutkan tetapi juga memudahkan,” kata Syamsul.

Syamsul berpesan untuk menghadapi era industri 4.0, mahasiswa harus memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif agar mampu berkiprah di masyarakat. UP 45 mempersiapkan mahasiswa agar mahasiswa memiliki kemampuan seperti yang dibutuhkan masyarakat.

Tags:

About The Author

Reply