UWM Jalin Kerjasama dengan Polda DIY

YOGYAKARTA — Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta dan Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY), Selasa (16/1/2018), menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Pendopo Kampus UWM. Kerjasama ini untuk meningkatkan wawasan mahasiswa UWM tentang kebangsaan, cinta tanah air, cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta mampu berperan dalam Harkamtibmas dan pembangunan nasional.

Penandatangan MoU dilakukan Rektor UWM, Prof Dr Edy Suandi Hamid, MEc dan Wakapolda DIY, Kombes Pol Drs Teguh Sarwono, MSi. Penandatanganan disaksikan jajaran Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Dosen dan Mahasiswa UWM serta jajaran dari Polda DIY.

Edy Suandi Hamid mengatakan mahasiswa mempunyai peran yang sangat strategis dalam mengedukasi masyarakat dan mendukung tugas kepolisian. Di antaranya, pendidikan/pelatihan, pengabdian masyarakat dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan kemitraan internal kemahasiswaan. Mahasiswa juga dapat membantu memperbaiki image kepolisian yang terkadang kurang baik dimasyarakat.

“Mahasiswa juga dapat membantu mengedukasi terhadap masyarakat dalam hal pelanggaran hukum dan ikut membantu menyadarkan masyarakat yang belum melek hukum. Ini dapat dilakukan apabila mahasiswa bergabung dalam Unit Kegiatan Kemahasiswaan Satuan Bayangkara (UKM Satmabara),” kata Edy.

Lebih lanjut Edy menegaskan mahasiswa yang bergabung dalam UKM Satmabhara akan memiliki soft skills sehingga bermanfaat dalam mencari pekerjaan. Sebab tuntutan dunia kerja lulusan yang memiliki softskill lebih diutamakan.

Selama ini, kata Edy, banyak anggota Polda DIY yang menyelesaikan pendidikan S1di UWM Yogyakarta. Berdasarkan catatan sudah ada 500 anggota Polda DIY yang telah lulus dari UWM. Sedang saat ini ada sekitar 200 anggota Polda DIY yang sedang menempuh pendidikan di UWM. “Ke depan, kerjasama perlu diperluas untuk pendidikan S2,” katanya.

Setelah penandatanganan MoU dilanjutkan Stadium General oleh Wakapolda DIY dengan tema “Generasi Tangguh, Berkarakter dan Berbudaya”. Tema ini sejalan dengan visi kampus UWM yaitu Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul dalam Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi Berbasis Budaya.

Dijelaskan Teguh, generasi muda harus memiliki sikap yang tangguh, berkarakter dan profesional. Tangguh diidentikan dengan memiliki iman yang kuat, berilmu, fisik yang bagus dan memiliki finansial. Sedang berkarakter memiliki pikiran, perilaku, budi pekerti, sebagai manusia berkepribadian. Profesional adalah memiliki pengetahuan, kemampuan (skill), dan perilaku yang baik.

“Ciri-ciri generasi yang tangguh berkarater dan berbudaya adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat berkebangsaan, cinta tanah air. Selain itu, bisa menghargai orang lain, bermartabat, cinta damai, peduli sosial, dan tanggung jawab,” kata Teguh.






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *