PPs FTI Bedah Tantangan Bisnis Online

YOGYAKARTA — Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) bekali mahasiswa tantangan bisnis online dan jasa logistik di era e-commerce. Hal ini dimaksudkan untuk merumuskan desain dan strategi dinamis dengan dukungan teknologi informasi di era e-commerce bagi perusahaan bisnis online dan perusahaan jasa logistik.

Demikian diungkapkan Dr R Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana FTI UII kepada wartawan menjelang seminar nasional ‘Tantangan Bisnis Online dan Jasa Logisitik di Era e-Commerce’ di Kampus UII, Sabtu (30/9/2017). Untuk menggelar seminar ini, PPs FTI bekerjasama dengan Asosiasi e-Commerce dan PT Pos Logistik Indonesia.

Seminar menghadirkan paktisi bisnis online yaitu Dr Zaroni (Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Pos Logistik), dan Diana Dewi (pemilik Oodza Corner/perusahaan souvenir). Diharapkan seminar ini bisa menjaga kesetabilan perusahaan dan kepuasan konsumen.

Lebih lanjut Teduh mengatakan pertumbuhan e-commerce di kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) semakin meningkat. Keuntungan UMKM akan naik secara signifikan dan diprediksikan sebesar 20 persen jika didukung dengan teknologi informasi.

Setelah mengikuti seminar, kata Teduh, peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa pascasarjana, pelaku UMKM, dan dosen bisa memiliki wawasan keilmuan dan pengetahua praktis secara komprehensif. Selain itu, tersusun rumusan desain dan strategi dinamis dengan dukungan teknologi informasi di era e-commerce bagi perusahaan bisnis online dan perusahaan jasa logistik.

Sedang Zaroni mengatakan dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan UMKM melalui online sebesar 35-45 persen. Pertumbuhan ini juga berpengaruh terhadap jasa logistik, baik tingkat nasional dan internasional.

Sementara Diana Dewi mengungkapkan perusahaan souvenir sangat mengandalkan jasa logistik untuk memenuhi pelanggannya. Dirinya, mengingingkan ada yang menguruskan tentang pengiriman barang-barang ke luar negeri. Khususnya, negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

About The Author

Reply