UMY Launching Program Keislaman

Ustad Yusuf Mansyur saat mengisi tausyiah di Sportorium UMY, Kamis (27/10/2016). (foto : istimewa)

Ustad Yusuf Mansyur saat mengisi tausyiah di Sportorium UMY, Kamis (27/10/2016). (foto : istimewa)

YOGYAKARTA — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meluncurkan program keislaman yang diperuntukan bagi mahasiswanya. Program tersebut meliputi Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI), Bimbingan Baca Alquran (BBA), Kuliah Intensif Al Islam (KIAI), serta Pendampingan Agama Islam (PAI).

Peluncuran yang dilakukan Dr Ir Gunawan Budiyanto MP, wakil Rektor I bidang akademik di Sportorium UMY, Kamis (27/10/2016). Peluncuran sekaligus kajian bertemakan ‘Tabligh Cinta Al Qur’an’ menghadirkan Ustad Yusuf Mansur dan diikuti mahasiswa UMY serta masyarakat sekitar kampus.

Gunawan mengatakan program ini dimaksudkan untuk menumbuhkan aktivitas keislaman di lingkungan UMY. “Momen ini sangat tepat dengan kondisi mahasiswa saat ini, jika tidak di charge akan lowbat. Semoga program-program keislaman di UMY dapat menumbuhkan generasi Islami dan dapat meneguhkan kembali aktivitas keislaman bagi mahasiswa UMY,” kata Gunawan.

Sementara Ustad Yusuf Mansur dalam tausyiahnya mengungkapkan program ini dapat menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap Alquran. Yusuf Mansyur mengatakan seseorang akan ditinggikan derajatnya oleh Allah karena memegang teguh Alquran sebagai landasan hidupnya.

“Saya belum lama punya adik. Beliau yang sudah saya anggap sebagai saudara ini datang ke rumah saya untuk meminta pekerjaan. Maka saya jadikan beliau ini pembantu rumah tangga di rumah kami. Dengan izin Allah, beliau selalu bangun lebih awal untuk menghafal Alquran sebelum memulai beraktivitas. Dari ketelatenannya maka jadilah seorang hafidzah (penghafal Alquran, red),” kata Yusuf Mansyur.

Lebih lanjut Yusuf Mansyur mengatakan keseriusan menghafal Alquran memberikan motivasi untuk memperbaiki kondisi sosial menjadi lebih baik. “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seseorang dengan Alquran. Kemudian Allah akan menjatuhkan mereka yang menyepelekan Alquran,” katanya.

Penulis : Heri Purwata

About The Author

Reply