Akhtar Haydan Berbagi Tips Cara Dapatkan Beasiswa Kampus Luar Negeri

Akhtar Haydan Abidillah saat menyampaikan tips cara mendapatkan beasiswa kampus luar negeri di Webinar Satelite Next, Sabtu (7/2/2026). (foto : screenshootzoom/heri purwata)
Akhtar Haydan Abidillah saat menyampaikan tips cara mendapatkan beasiswa kampus luar negeri di Webinar Satelite Next, Sabtu (7/2/2026). (foto : screenshootzoom/heri purwata)

BAGI SISWA-SISWI Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berkeinginan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi luar negeri wajib mempersiapkan diri sejak Kelas X. Saat menduduki Kelas X, siswa-siswi harus fokus pada kegiatan sekolah dan mengejar nilai bagus. Selain itu, juga mencari informasi kampus dan peluang beasiswa yang diincarnya.

Saat duduk di Kelas XI, siswa-siswi diharapkan mempersiapkan Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup. Selain itu, belajar tata cara menulis essay, serta mengejar nilai SAT (Scholastic Assessment Test) dan IELTS (International English Language Testing System).

Bacaan Lainnya

Sedangkan saat duduk di Kelas XII, siswa-siswi harus gencar mendaftarkan diri ke sejumlah kampus yang diminati. Selain itu, juga mendaftarkan beasiswa yang diinginkan.

Itulah tips yang dibagikan Akhtar Haydan Abidillah, mahasiswa Double Major Data Science dan Psychology pada University of Sydney, Australia. Tips itu dibagikan Akhtar Haydan Abidillah dalam Webinar Satelite Next yang diselenggarakan alumni dan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Webinar ini mengangkat tema ‘Menjadi Mata Air, Kisah Anak Bangsa Menaklukkan Dunianya.’ Webinar ini diikuti 50 siswa-siswi dari berbagai kota Indonesia dan dimoderatori Christabel Simamora.

“Memang yang menang adalah mereka yang mempersiapkan dari dari awal,” kata Akhtar Haydan Abidillah yang mendapatkan beasiswa dari Djarum Foundation.

Saat ditanya bagaimana cara memotivasi diri agar mempersiapkan sejak Kelas X?

Akhtar Haydan Abidillah mengatakan motivasi siswa-siswi yang akan kuliah ke luar negeri itu memang datang dari diri sendiri. “Motivasi itu memang datangnya dari diri sendiri. Kalau saya pribadi lebih ke mental. Tidak boleh sampai ada mentalitas yang negatif dalam pikiran,” kata Akhtar Haydan.

Akhtar Haydan menambahkan jika sudah mentargetkan cita-cita, selalu ingat tujuan akhirnya. “Selalu ingat apa tujuan akhirnya, ga boleh sampai lupa, ga boleh sampai kalah sama diri sendiri. Kata Rasulullah SAW juga demikian kan, jihad terbesar adalah jihad melawan diri sendiri,” tandas Akhtar Haydan.

Akhtar Haydan Abidillah merupakan lulusan SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Jawa Tengah yang berhasil menjadi mahasiswa di University of Sydney, Australia. Akhtar Haydan berhasil masuk University of Sydney dengan nilai IELTS 8.5 dari maksimal 9, nilai SAT 1528 dari maksimal 1600 dan nilai tersebut diraihnya hanya satu kali tes.

Menurut Akhtar Haydan, Webinar Satelite Next yang diselenggarakan alumi dan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Jawa Tengah memberikan edukasi. Tujuannya, menyebarluaskan pengetahuan dan memotivasi siswa-siswi SMA, bukan hanya SMA Pradita Dirgantara Boyolali, tetapi seluruh SMA se Indonesia. “Motivasinya ya memang edukatif,” kata Akhtar.

Akhtar Haydan menambahkan adanya pengetahuan kuliah dan mendapatkan beasiswa akan mempermudah siswa-siswi SMA di Indonesia cepat mendapatkan LoA adalah Letter of Acceptance dari kampus luar negeri. LoA merupakan surat resmi dari perguruan tinggi luar negeri yang menyatakan seseorang diterima menjadi mahasiswanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *