Teknik Industri UII Gelar Workshop Pengelolaan Mahasiswa Asing

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (FTI UII), menggelar Global Engagement Workshop di Yogyakarta, Senin (11/11/2019). Workshop ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi tentang pengelolaan mahasiswa asing yang belajar di UII, khususnya Jurusan Teknik Industri.

Demikian diungkapkan Harwati, ST, MT, Ketua Pelaksana workshop kepada wartawan belum lama ini. Workshop diikuti perwakilan Kantor Urusan Internasional UII, perwakilan fakultas, jurusan, dan prodi dari Fakultas Teknologi Industri, serta tim dari Teknik Industri.

Lebih lanjut Harwati yang juga dosen Jurusan Teknik Industri FTI UII mengatakan workshop menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri. Mereka adalah Prof Dr Yulfian Aminanda dari Universiti Teknologi Brunei, Dr Maria Anityasari, ST, MEng Sc dari Institut Teknologi Surabaya (ITS), dan I Made Andi Arsana, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tujuan workshop, kata Harwati, pertama, memperoleh masukan, gambaran, serta perbandingan dalam penyelenggarakan perkuliahan bagi mahasiswa asing. Kedua, menganalisis proses bisnis perkuliahan mahasiswa asing serta menganalisis resikonya. Ketiga, melakukan mitigaai resiko atas resiko yang mungkin timbul. Keempat, membuat Standar Prosedur Operasional (SPO) penyelenggaraan perkuliahan mahasiswa asing agar tidak tumpng tindih antara tugas universitas, fakultas, dan jurusan.

Menurut Harwati, adanya mahasiswa asing menandakan keberhasilan universitas, fakultas, dan jurusan menyelenggarakan pendidikan bertaraf internasional. Namun, saat ini, di UII belum terdapat prosedur yang baku mengenai pengelolaan mahasiswa asing.

Padahal mahasiswa asing memiliki perbedaan budaya dan kultural masyarakat di sekitar UII. Karena itu, mereka membutuhkan penyesuaiaian/adaptasi pada awal perkuliahan. “Selain itu, terdapat berbagai potensi masalah pada mahasiswa asing, seperti telah habisnya masa studi dan/atau beasiswa, indeks prestasi di bawah standar, kondisi kesehatan, masalah soaial, dan lainnya,” kata Harwati.

Untuk itu, tandas Harwati, dibutuhkan pembuatan SPO serta mitigasi resiko yang mungkin timbul. Sebagai masukan, gambaran, serta perbandingan dalam penyelenggaraan kuliah bagi mahasiswa asing, Teknik Industri menyelenggarakan workshop mengenai pengelolaan mahasiswa asing dari berbagai universitas, baik dari luar maupun dalam negeri.

Hasil workshop ini diharapkan pertama, menjadi pegangan baku bagi universitas, fakultas, dan jurusan dalam mengelola mahasiswa asing. Kedua, menjadi acuan dalam penanganan masalah mahasiswa asing sesuai dengan tanggung jawab masing-masing unit. Ketiga, menjadi pegangan bagi mahasiswa asing dalam menjalankan studi.

About The Author

Reply