UWM Sudah Bergerak Menuju PT Unggul dan Berbudaya

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Selama dua tahun terakhir, Universitas Widya Mataram (UWM) sudah menunjukkan gerak menuju perguruan tinggi (PT) unggul. Hal ini terlihat dari peningkatan peringkat UWM dengan perguruan tinggi lain dan level regional.

Hal tersebut dikatakan Rektor UWM Yogyakarta, Prof Dr Edy Suandi Hamid pada Rapat Senat Terbuka Dies Natalis UWM ke 37 di Pendopo Agung nDalem Mangkubumen Yogyakarta, Senin (7/10/2019). Dies Natalis ke 37 mengangkat tema ‘Membangun Pendidikan Berbasis Budaya.’ Sedang orasi ilmiah disampaikan Dr Satrio Hasto Broto Wibowo, ST, MSc.

Lebih lanjut Edy mengatakan pihak luar menilai UWM mengalami kemajuan. Hal ini terlihat pada sejumlah perguruan tinggi swasta mengalami penurunan jumlah pendaftar dan mahasiswa baru, sedang UWM justru mengalami peningkatan.

“Tahun 2018/2019, jumlah mahasiswa baru 563 orang atau meningkat 30,1 persen. Sedang tahu 2019/2020, jumlah mahasiswa baru meningkat lagi menjadi 652 orang atau meningkat 15 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Edy.

Menurut Edy, di era yang semakin terbuka dan perkembangan teknologi yang super cepat, UWM harus mengantisipasi keadaan. UWM harus keluar, outward looking, dan ini suatu keniscayaan. Berbagai kesepakatan internasional telah membuat dunia semakin borderless. Perjanjian-perjanjian dunia telah membuat liberalisasi dalam segala bidang, termasuk pendidikan.

“Dalam situasi seperti ini, upaya meningkatkan daya saing harus selalu dilakukan, termasuk mahasiswanya. Mahasiswa diberi bekal dan distimulus untuk menambah kemampuan bahasanya. Kerjasama internasional juga dirintis, dengan mendorong mahasiswa ke luar untuk ikut mencari peluang global,” jelas Edy.

Namun, ujar Edy, unggul dan mengglobal bukan tujuan akhir dari UWM. Kemajuan UWM harus dibingkai dengan budaya. Ini sesuai dengan visi UWM yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis budaya pada tahun 2024.

“UWM harus memandang dan menggerakan institusinya untuk menjadikan ilmu pengetahuan ada keberpihakan pada nilai-nilai dan budaya yang berkembang di Tanah Air. Ilmu pengetahuan harus berpihak kepada manusia dengan nilai-nilai luhur di dalamnya,” ujar Edy.

About The Author

Reply