Jurusan Kimia UII Ajari Siswa MAN 4 Berwirausaha

YOGYAKARTA, JOGPAPER.NET — Jurusan Kimia Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) melakukan pengabdian masyarakat. Rabu (24/4/2019), sebanyak 67 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti praktikum berbasis wirasusaha di laboratorium terpadu FMIPA UII.

Dijelaskan Krisna Merdekawati, MPd, Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, siswa MAN 4 Sleman sudah mengikuti praktikum secara rutin di laboratorium terpadu FMIPA UII. Siswa MAN 4 mendapatkan praktikum sesuai dengan kurikulumnya. Ada tiga macam praktikum yaitu menentukan pH larutan dengan indikator universal, pH meter, dan indikator alami; Titrasi Asam Basa (HCl dan NaOH); dan pembuatan lilin aroma terapi.

“Selain sesuai kurikulum, Jurusan Kimia menambahkan praktikum berbasis wirausaha yaitu membuat lilin aroma terapi. Sehingga siswa diharapkan bisa menguasai pembuatan lilin aroma terapi dan berwirausaha,” kata Krisna Merdekawati.

Dijelaskan Krisna, lilin aroma terapi ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Sebab jika mencium aroma lilin, tubuh akan mengalami reaksi yang membuat perubahan mood. Namun ada manfaat lain dari lilin aroma terapi yaitu dapat menghilangkan stres.

Bermacam manfaat ini, kata Krisna, berdasarkan pada bahan pembuatnya. Aroma yang bisa menghilangkan stres terbuat dari bahan di antaranya, lavender, mawar, kenanga, dan cendana.

Selain itu, kata Krisna, tujuan memberikan kesempatan praktikum bagi siswa-siswi MAN 4 Sleman ini bertujuan untuk mengubah persepsi mereka dan masyarakat pada umumnya. “Selama ini, persepsi siswa belajar kimia itu sulit. Padahal sebenarnya belajar kimia tidak sesulit yang dibayangkan. Praktikum ini bisa memberikan pengalaman belajar kimia tidak hanya teori, tetapi ada aplikasinya,” tandas Krisna.

Sementara Sunardi SPd, guru Kimia MAN 4 Sleman mengatakan sangat senang siswanya mendapat kesempatan praktikum di laboratorium terpadu FMIPA UII. Praktikum ini sangat berguna bagi siswa-siswinya, sebab bisa memberikan pengalaman yang berharga untuk masa depan. “Syukur di antara mereka ada yang menjadi wirausahawan,” kata Sunardi.

About The Author

Reply