Dosen UWM Latih Kelompok Ternak Samigaluh

SAMIGALUH, JOGPAPER.NET — Dua Dosen UWM (Universitas Widya Mataram) Yogyakarta, Eman Darmawan, STP, MP dan Wuku Astuti SE, MAk memberikan pelatihan kepada Kelompok Ternak Kambing Peranakan Etawa (PE) di Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (2/8/2018). Pelatihan diikuti 20 orang yang terdiri enam orang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 14 orang anggota peternak Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Manunggal serta mitra binaannya.

Dijelaskan Dosen UWM Eman Darmawan, dirinya dari Fakultas Teknologi Pertanian, sedang Wuku Astuti berasal dari Program Studi (Prodi) Akuntasi Fakultas Ekonomi. Eman memberi pelatihan tentang pengolahan pakan fermentasi, pengolahan limbah menjadi pupuk organik, dan pengolahan susu kambing PE menjadi candy jelly. Sedang Wuku Astuti memberi pelatihan tentang manajemen pengelolaan dan sistem pembukuan bagi peternak kambing PE.

Lebih lanjut Dosen UWM Eman mengatakan kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Kemnterian Riset Teknologi Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Tahun Anggaran 2018. Pelatihan perdana dilaksanakan Kamis (2/8/2018) dan selanjutnya dilakukan sampai Selasa (14/8/2018) mendatang.

Pelatihan, kata Eman, bertujuan agar peternak mampu mengelola kambingnya secara efektif dan efisien. Selain itu, peternak dapat menyediakan pakan berkualitas secara swadaya dan tidak tergantung musim dengan harga yang relatif murah.

Peternak juga dilatih agar mampu mengolah limbah pakan dan kotoran menjadi pupuk organik. “Dengan begitu diharapkan mampu menambah pendapatan peternak dan KWT mahir melakukan diversifikasi produk olahan susu menjadi berbagai produk salah satunya candy jelly,” kata Eman.

Bagi warga Desa Gerbosari, beternak kambing PE menjadi kegiatan sampingan. Masyarakat setempat sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani.

Desa Gerbosari terletak di perbukitan Menoreh dengan ketinggian 500 m dpl. Sehingga daerah ini banyak tanaman seperti kaliandra, kleresede, telo karet, lamtoro, kolonjono, mahoni, nangka, dan sengon. Tanaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan bagi kambing PE.

Usaha peternakan kambing PE masih dalam skala kecil dengan sistem pemeliharaan dan perkembangbiakan masih tradisional. Sehingga daya saing peternak kambing PE di Desa Gerbosari masih rendah. Hal ini menjadi salah satu alasan dua Dosen UWM memilih Desa Gerbosari sebagai tempat PKM.

About The Author

Reply